Senin, 16 November 2009

Indonesia U-23 2 - 1 Sriwijaya FC (15-11-09)

Tim nasional sepakbola U-23 yang disiapkan untuk terjun di Sea Games Laos, Desember mendatang, akhirnya memenangi laga uji coba setelah mengalahkan klub anggota Djarum Indonesia Super League, Sriwijaya FC, dengan skor 2-1, Minggu (15/11).

Gol-gol kemenangan pasukan Alberto Bica dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, itu dicetak oleh Sutan Tama dan Dedi Santoso. Sedang gol Sriwijaya dihasilkan oleh Keith Gumb Kayamba.

Dalam laga ini, gelandang serang Sriwijaya, Tony Sucipto, tampil sebagai kapten tim nasional U-23. Menghadapi klubnya sendiri, Tony menjadi motor serangan tim nasional U-23.

Namun, Laskar Wong Kito, yang diperkuat para pemain yang lebih senior, lebih mampu mengendalikan permainan, terutama pada babak pertama. Peluang juga lebih banyak dihasilkan Sriwijaya melalui para gelandang dan penyerangnya, seperti Kayamba, Zahrahan, Ahmad Rivai, dan Mustafa Aji.

Gol bagi Sriwijaya akhirnya tercipta pada menit ke-43 melalui Kayamba yang melakukan penetrasi dengan melewati pemain belakang tim nasional U-23, Yudi, sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras ke gawang tim nasional U-23.

Pada babak kedua, Sriwijaya masih tampil mendominasi permainan dengan umpan-umpan pendek. Namun, tim nasional U-23 justru berhasil mencuri gol menit ke-67 dari titik penalti melalui Sutan Tama setelah Egy Melgiansah dilanggar penjaga gawang Hendro Kartiko di kotak terlarang.

Berhasil menyamakan kedudukan 1-1, semangat tim nasional U-23 langsung meningkat. Mereka mulai berhasil menekan Sriwijaya. Kuatnya barisan pertahanan Sriwijaya sempat membuat beberapa peluang Tim Garuda Muda gagal berbuah gol.

Pada menit ke-85, pertahanan Sriwijaya akhirnya jebol setelah Dedi Santoso berhasil melewati dua pemain belakang Sriwijaya sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras yang menjadi gol kemenangan tim nasional U-23.

Kemenangan ini disambut gembira pelatih tim nasional U-23, Alberto Bica. Sebab, pada pertandingan pekan lalu, Toni Sucipto dan kawan-kawan menderita kekalahan dari tim U-23 Malaysia.

"Anak-anak sudah bermain bagus. Ini merupakan modal awal untuk menuju pertandingan Sea Games," ujar Alberto. "Semua lawan di Sea Games itu berat, yang penting siapa pun lawan kami akan tetap bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu semifinal sesuai target," lanjutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar